• Apa Itu Sindrom Mata Kering

    Apa Itu Sindrom Mata Kering

    Pernahkah Anda mendengar istilah sindrom mata kering? Lebih dari 2 juta kasus per tahun (Indonesia) telah terjadi, angka ini menunjukkan bahwa sindrom mata kering terjadi cukup tinggi di masyarakat, tapi mengertikah Anda apa itu sindrom mata kering? Apa penyebabnya? Bagaimana menangani sindrom mata kering?

    Mata kita butuh air mata untuk tetap bersih dan sehat. Air mata dibuat oleh kelenjar di balik kelopak mata bagian atas Anda. Setiap kali Anda berkedip, air mata mengalir di mata Anda, membuat mata Anda tetap lembap. Dengan sindrom mata kering, kelenjar air mata Anda tidak menghasilkan banyak air mata atau air mata Anda menguap terlalu cepat, hingga tidak mampu memberikan kelembapan yang memadai.

    Masalah ini lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua dan pada orang dengan penyakit tertentu, seperti diabetes, atau konjungtivitis alergi. Pada orang dewasa dekade 40an berkisar 5%, meningkat menjadi 10-15% pada usia 65 tahun dan angka terjadinya sindrom mata kering lebih banyak pada wanita. Sindrom mata kering bisa hilang dengan pengobatan, tapi bagi beberapa orang itu bisa menjadi masalah seumur hidup.

    Lalu bagaimana cara penanganannya? Pertama kali yang harus Anda lakukan adalah dengan cara pergi ke dokter, seorang dokter mata biasanya dapat mengatakan bahwa Anda memiliki sindrom mata kering saat ujian reguler dan mendengar tentan gejala Anda. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin menjalani tes khusus untuk mengetahui apakah mata Anda menghasilkan cukup air mata.

    Untuk membantu menenangkan mata kering Anda, Anda bisa mencoba obat tetes air mata buatan atau salep yang bisa Anda beli berdasarkan resep dokter seperti siklosporin (Restasis), Anda harus menggunakan obat ini setiap hari untuk waktu yang cukup lama. Jangan menggunakan obat tetes mata untuk mengobati mata merah, karena hal ini dapat membuat mata Anda terasa lebih buruk.

    Anda juga bisa mencoba berkedip sesering mungkin, terutama jika Anda menghabiskan waktu untuk menatap layar komputer. Batasi waktu Anda di ruangan ber-AC atau yang dihangatkan, mengenakan kacamata hitam dapat membantu melindungi mata Anda dari angin dan sinar matahari.

    Nah, bagaimana dengan mata Anda, apakah termasuk sindrom mata kering? Untuk mengetahuinya Anda bisa melakukan pemeriksaan mata, dan rumah sakit mata SMEC adalah tempat yang menjadi rekomendasi untuk Anda. Rumah sakit yang awal berdirinya di Medan ini bisa juga Anda temukan di beberapa kota besar lainnya seperti Balikpapan, Pekanbaru, Kabanjahe, Samarinda, Jakarta, Manado dan Malang. Sindrom mata kering adalah masalah mata serius yang biasa disepelekan oleh masyarakat, dengan mengetahui gejalanya diatas, Anda bisa segera untuk melakukan perawatan mata.


    Kontak Cabang SMEC

    SMEC Jakarta Jl. Pemuda No. 36 Rawamangun, Jakarta Timur Phone : +62 21 4714848 Fax : +62 21 4755703, SMEC Medan Jl. Iskandar Muda No. 278/280 Medan P : 061 – 4525058, 4518222 F : 061-4142217, 4533587, SMEC Pekanbaru JL. Arifin Ahmad no. 58 Pekanbaru, Riau, Indonesia P +62761 565686 F +62 761 565786, SMEC Kabanjahe JL. Perwira no. 1&2 Kabanjahe (Dekat Jamburlige KabanJahe) Phone : +62 628-323916, 324912, SMEC Balikpapan Jl. Ruko Sentra Eropa Balikpapan Baru blok aa 2b no. 16 Balikpapan, Indonesia Phone : +62 542 876 732 Fax : +62 542 876 941, SMEC Samarinda JL. A. Yani No. 6A-B Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia Phone : +62 541 7091010, SMEC Manado Jl. WR. Mongonsidi 29, Kel. Malalayang Satu Kec. Malalayang, Kota Manado Sulawesi Utara telp. 0431-837555

    Selengkapnya klik disini

    Leave a reply →

Leave a reply

Cancel reply