• Fakta Tentang Kebutaan & Gangguan Penglihatan

    Fakta Tentang Kebutaan & Gangguan Penglihatan

    Kebutaan, bentuk yang paling parah dari gangguan penglihatan, dapat mengurangi kemampuan untuk melakukan tugas-tugas sehari-hari. Sebagian besar penyakit dan kondisi yang menyebabkan gangguan penglihatan dan kebutaan dapat dicegah ataumudah diobati dengan intervensi yang diketahui.

    Berikut fakta yang menyoroti angka kebutaan dan gangguan penglihatan di seluruh dunia.

    Fakta 1 :
    “Pada tahun 2010 terdapat sekitar 285 juta orang yang mengalami gangguan penglihatan dan 39 juta di antaranya mengalami kebutaan”.

    Fakta 2 :
    “Diperkirakan terdapat 120 juta orang yang mengalami gangguan penglihatan disebabkan oleh kelainan refraksi yang tidak dikoreksi baik rabun jauh, rabun dekat, maupun astigmatisma. Sebagian besar dari mereka dapat mencapai penglihatan normal dengan pemberian kacamata, kontak lens atau bedah refraktif”.

    Fakta 3 :
    “90 % orang yang terganggu penglihatannya berada di wilayah negara-negara berpenghasilan rendah dan sedang”.

    Fakta 4 :
    “Sekitar 51 % kebutaan (19.7 juta orang) disebabkan oleh katarak karena proses penuaan, dan 43 % dari gangguan penglihatan disebabkan oleh kelainan refraksi yang tidak dikoreksi”.

    Fakta 5 :
    “Bedah katarak dan koreksi kelainan refraksi merupakan intervensi kesehatan yang paling efektif”.

    Fakta 6 :
    “Kebutaan dan gangguan penglihatan yang berhubungan dengan penuaaan jumlahnya meningkat, seiring dengan peningkatan usia harapan hidup. Hal ini sangat berkaitan dengan meningkatnya kebutaan pada penderita diabetes yang tidak terkontrol”.

    Fakta 7 :
    “Secara global, 80% kebutaan dan gangguan penglihatan pada orang dewasa dapat dicegah dan diobati”.

    Fakta 8 :
    “Kebutaan karena infeksi sudah sangat berkurang dengan intervensi yang melibatkan kemitraan yang efektif dan inovatif”.

    Fakta 9 :
    “Sekitar 1,4 juta anak-anak di dunia mengalami kebutaan. Penyebab utama kebutaan pada anak antara lain katarak, retinopati prematuritas, dan kekurangan vitamin A. Setengah dari jumlah tersebut dapat dicegah dan diobati”.

    Fakta 10 :
    “Sudah beberapa dekade Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, berusaha keras mengeliminasi penyebab kebutaan yang dapat dicegah dan diobati dengan memberikan bantuan teknis, monitor dan koordinasi”.

    Sumber : http://www.who.int/features/factfiles/blindness/en/

    Leave a reply →