• Ternyata Ini, Cara Menjaga Mata Agar Tidak Minus

    Ternyata Ini, Cara Menjaga Mata Agar Tidak Minus

    Apakah anda atau keluarga Anda mengalami mata minus? Jika iya, tentu anda merasakan efek yang timbul akibat gangguan tersebut. Namun jika saat ini mata masih dalam kondisi normal, mungkin Anda akan mencari tahu bagaimana merawat mata agar tidak menjadi minus.

     Apa Itu Mata Minus ?
    Mata minus atau rabun jauh dalam dunia medis dikenal dengan nama miopia. Gangguan ini dapat menyebabkan penderitanya tidak dapat melihat suatu objek dengan normal, terutama objek jarak jauh. Adapun penyebab mata minus ini antara lain adalah :

    1. Terjadinya stres mata yang yang berlebihan dalam jangka waktu yang panjang. Hal ini bisa disebabkan oleh aktivitas atau kegiatan yang mengakibatkan otot-otot mata menjadi kurang elastis. seperti kegiatan membaca, maupun menatap layar tv atau komputer dengan jarak yang terlalu dekat

    2. Karena faktor turunan, dimana ada salah satu keluarga yang terdahulu pernah mengalami gangguan yang sama.

    Untuk mengatasi gangguan mata minus, kebanyakan para dokter akan menyarankan pasien untuk menggunakan alat bantu berupa kaca mata maupun lensa kontak khusus. Jika kondisi pasien parah, maka dokter bisa saja menggunakan metode operasi untuk mengatasinya. Seseorang yang mengalami gangguan mata minus dapat mengalami peningkatan resiko frekuensi minus dari waktu ke waktu. terutama apabila masih berada pada masa pertumbuhan. Mengerikan bukan?

    Untuk itu, merupakan hal yang sangat penting bagi orang tua untuk selalu berusaha mengawasi pertumbuhan anak-anaknya. Termasuk selalu berusaha untuk selalu menerapkan cara menjaga mata agar tidak minus bagi mereka. Berikut ini adalah beberapa diantaranya :

    1. Menjaga asupan makanan

    Jenis asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh kita merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan kesehatan tubuh, termasuk cara menjaga kesehatan mata. Untuk itu, sangatlah penting untuk selalu mengkonsumsi jenis-jenis makanan seperti buah-buahan dan sayuran yang banyak mengandung kebutuhan nutrisi yang baik bagi mata seperti wortel, pisang, pepaya, dan jenis lainnya.

    Selain itu, membatasi asupan makanan yang mengandung karbohidrat juga sangatlah penting dalam menjadi mata agar tetap sehat. Asupan karbohidrat yang berlebih dapat mengurangi tingkat ketajaman mata anda.

    2. Melakukan olahraga atau senam mata

    Sesekali lakukanlah latihan senam mata guna melatih kelenturan atau elastisitas otot-otot mata. Anda bisa memulainya dengan menggerak-gerakkan bola mata anda baik itu ke kiri maupun ke kanan, bisa juga dengan gerakan memutar selama beberapa saat. Langkah lainnya adalah dengan memfokuskan pandangan pada objek yang jauh maupun dekat.

    3. Menghindari kebiasaan buruk yang membuat mata stress

    Seperti penjelasan di atas tadi, bahwa stress mata terjadi karena otot-otot mata menjadi tegang akibat aktivitas atau kegiatan yang memaksa mata untuk melihat dengan jarak yang dekat, seperti pada saat membaca, menonton tv, main video game, menatap layar komputer, maupun aktivitas lainnya. 

    4. Membatasi Asupan Gula yang berlebihan

    Terlalu tinggi asupan zat gula dalam tubuh juga dapat berpengaruh pada kesehatan mata. Dimana hal itu menjadi salah satu penyebab terjadinya mata minus. Untuk itu, sebaiknya menghindari makanan maupun minuman yang banyak mengandung zat pemanis, agar tubuh maupun mata dapat terlindung dari gangguan penyakit.

    5. Menghindari penggunaan kaca mata berlebihan

     Kebiasaan menggunakan kaca mata sepanjang waktu dapat membuat mata menjadi ketergantungan untuk selalu menggunakan alat bantu tersebut. Hal ini dapat membuat otot-otot mata menjadi tidak elastis dan tidak fokus melihat benda pada jarak jauh, saat anda mencoba untuk melepasnya. Dengan kata lain, kebiasaan menggunakan kaca mata dalam jangka waktu uang lama, akan membuat mata kesulitan untuk menemukan titik fokusnya sendiri.

    6. Hindari kebiasaan mengucek mata

    Kebiasaan mengucek mata dapat berakibat pada timbulnya gangguan gejala mata minus. Dimana bahaya mengucek matayang sering dilakukan, akan memberikan tekanan tersendiri pada mata, terutama bagian retina.

    7. Menghindari paparan sinar matahari berlebihan

    Melakukan aktivitas diluar ruangan, apalagi dibawah terik matahari dapat meningkatkan paparan bahaya sinar ultravioletyang dapat membuat mata menjadi silau. Dimana hal tersebut dapat merangsang timbulnya gangguan mata minus. Untuk itu, jika anda sedang bepergian atau melakukan aktivitas dibawah terik sinar matahari, sebaiknya selalu menggunakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet.

    8.  Suplemen kesehatan mata

    Bagi yang ingin mendapatkan asupan nutrisi penting bagi mata, tetapi kurang menyukai produk-produk sayuran bisa mengambil alternatif lainnya yaitu dengan mengkonsumsi suplemen yang sekarang ini banyak dijual di apotek maupun toko obat. Pilihlah suplemen yang banyak mengandung vitamin A dan beta karoten yang dipercaya sangat baik untuk menjaga kesehatan mata.

    Fakta Tentang Pencegahan Mata Minus

    Masalah mata minus sebenarnya dapat didiagnosa dan dapat dicegah sejak dini. Seseorang yang masih pada masa-masa pertumbuhan seperti mereka yang berumur antara 8 hingga 12 tahun, merupakan masa-masa perkembangan otot-otot tubuh, termasuk otot mata, dimana kondisinya masih bisa berubah-ubah sesuai dengan pola hidup yang dijalani. Menurut Ian Morgan dari Universitas Nasional Australia di Canberra yang dikutip pada sebuah hariian New Scientist edisi di 10 Juli 2004 menyatakan bahwa  sebagian anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu di depan komputer, menonton televisi, atau membaca buku, mereka lebih rentan mengalami  rabun jauh.

    Mata adalah aset yang begitu berharga, untuk itu sangatlah penting menjaga mata agar tetap dalam kondisi yang sehat dan terhindar dari masalah mata, termasuk gangguan mata minus ini. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat bagi kita semua..

    Rumah Sakit SMEC telah memiliki cabang di kota-kota besar di Indonesia antara lain di Medan, Jakarta, Samarinda, dan Malang. Rumah Sakit SMEC juga dapat menerima pasien BPJS pada setiap cabangnya. Dengan demikian, pasien dapat mengeluarkan dana yang lebih hemat namun tetap mendapat pelayanan profesional dari dokternya.

    Leave a reply →

Leave a reply

Cancel reply