Masalah Mata Bintitan

Bintitan sering disebut-sebut sebagai karma karena mengintip. Pada kenyataannya, tak ada hubungannya sama sekali antara mengintip dengan penyakit mata yang satu ini. Ingin tahu fakta-fakta tentang bintitan? Simak penjelasan Dr. Ikhsan Revino, SpM dari SMEC Jakarta Klinik Mata Keluarga berikut ini!

KALAZION VS HORDEOLUM

Pada umumnya, orang sering menyebut kalazion dan hordeolum sebagai bintitan atau timbilen. Tapi sebenarnya berbeda. Kalazion, yang lebih terkenal dengan istilah Lipogranuloma kelenjar meibom di dunia kedokteran mata, merupakan sebuat kondisi media yang bisa dikenali dengan adanya benjolan menyerupai kista di kelopak mata. Benjolan ini biasanya disebabkan oleh tersumbatnya kelenjar yang berfungsi untuk melicinkan mata, yaitu kelenjar meibom.

Sementara hordeolum adalah benjolan di kelopak mata yang disebabkan oleh peradangan di folikel, atau kantung kelenjar yang sempit dan kecil di akar bulu mata. Hordeolum biasanya disebabkan oleh infeksi karena bakteri, dan bisa menyebabkan tanda-tanda radang akut. Ini juga menjadi pembeda antara kalazion dan hordeolum.

FAKTOR PENYEBAB

Umumnya bintitan disebabkan oleh paparan debu dan asap yang terbawa oleh udara. Faktor kebersihan juga berpengaruh, menggunakan tangan yang kotor untuk mengucek dan mengusap mata  bisa menutup lubang kelenjar minyak pada lapisan luar air mata, maka terjadilah bintitan. Dr. Ikhsan menambahkan, “ Pemakaian kosmetik khusus mata, sepertieyeliner, juga bisa menjadi penyebab bintitan. Jadi, jangan malas untuk membersihkan makeup di area mata. Bintitan juga bisa menyerang anak-anak, terutama yang mengidap alergi makanan dengan tingkat protein tinggi, seperti  telur, ikan, dan ayam.”

Khusus untuk kasus kalazion, bintitan bisa terjadi karena peradangan steril (sterile inflamation`) yang berasal dari kelenjar milik kita sendiri. Jadi, berbeda dengan bisul, yang terjadi karena ada infeksi.

KENALI GEJALANYA

Bintitan ditandai dengan bengkak di kelopak mata, sedikit kemerahan, dan banyak kotoran mata. Biasanya terjadi di daerah dekat bulu mata, baik bagian luar maupun dalam kelopak mata. Benjolan ini menimbulkan rasa sakit seperti mengganjal, terutama saat sedang menunduk. Namun, ada juga yang tidak merasakan sensasi apapun ketika matanya sedang bintitan. Bahkan dalam beberapa kasus kalazion penglihatan penderita bisa terasa mengabur.

PENGOBATAN DAN PENANGANAN

Penyakit mata ini sebetulnya bisa sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi disarankan untuk menjalani penanganan agar kondisinya tidak semakin parah. “Jika mata Anda terkena bintitan segera kompres kelopak mata dengan air panas selama  5-10 menit sambil dipijat perlahan-lahan. Kalau bintitan terdapat di kelopak bagian atas, maka tekan atau pijat ke area bawah, begitu pun sebaliknya. Gunakan kain kasa atau sapu tangan yang bersih, lakukan gerakan ini minimal 4 kali sehari. Pengompresan ini bertujuan untuk melunakkan minyak yang keras dan menyumbat saluran, sehingga bisa mempermudah pengaliran dan penyembuhan. Jika dengan dikompres belum juga sembuh, dokter mata biasanya akan memberikan antiseptik agar tidak terjadi infeksi,” papar Dr. Ikhsan Revino, SpM.

Jika bintitan ditangani di masa inflamasi (peradangan), yang biasanya ditandai warna mata memerah dan terasa mengganjal atau bengkak, maka masa penyembuhannya akan lebih cepat. Sebenarnya bintitan yang disebabkan karena kalazion ini tidak mungkin menghilang, tapi cara kerja tubuh kita bisa menyamarkannya. Namun, jika benjolannya makin besar, mungkin perlu dilakukan pembedahan. Biasanya dilakukan di bawah kelopak mata agar tidak membentuk jaringan parut di kulit. Selain itu, obat tetes mata yang mengandung antibiotik digunakan beberapa hari sebelum dan sesudah pengangkatan kalazion.

PENCEGAHAN

Perlu diingat kalau bintitan tidak menular. Tetapi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya bintitan, seperti:

Biasakan mencuci tangan sebelum menyentuh kulit di sekitar mata. Kemudian bersihkan minyak berlebih yang ada di kelopak mata secara perlahan.

Gunakan pelindung mata, seperti kacamata, saat berada di jalan raya atau tempat-tempat berdebu.

Biasakan membersihkan mata dua kali sehari, atau setelah beraktivitas. Caranya sama seperti ketika memberikan penanganan pada mata yang terjangkit bintitan.

Bagi wanita yang hampir setiap hari memakai make-up, jaga kebersihan alat kosmetik, khususnya yang dipakai di area mata. Jangan lupa secara rutin membersihkan riasan pada mata A